TENTANG SAYA
NAMA : HENDRA JUNI PUTRA HAREFA
KELAS : XI TKJ 1
ALAMT SEKOLAH : SMK N 1 GUNUNGSITOLI
EMAIL : hendraharefa123@gmail.com
NAMA FACEBOOK : hendra fatamorgana
Senin, 09 Mei 2016
pengertian pengkabelan
Hallo teman,bertemu lagi
pada blog saya,pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang materi dari
pengertian Pengkabelan,oke untuk menghemat waktu lagsung saja kita masuk pada
pokok pembahasan nya..
Pemilihan
media komunikasi menggunakan kabel sebagai penghubung antar komputer memang
merupakan media yang cukup ideal dibandingkan dengan media lainnya seperti RF
(radiofrekuensi), IR (Infra Red) atau jalur telephone karena murah,mudah dan
mempunyai kecepatan data yang cukup tinggi. Tetapi kesalahan dalam aturan
pemasangan kabel, kualitas kabel itu sendiri, serta layout atau topologi
jaringan seringkali mengganggu dalam system jaringan kabel.
(1) Untuk Pengunaan
kabel thin coax
Seperti dalam gambar
berikut permasalahan yang sering
terjadi pada jenis kabel
ini adalah seperti dalam gambar:
Keterangan Gambar:
1. Kabel Terbuka (open).
Kondisi ini menyatakan bahwa
telah terjadi putusnya
kabel dalam jaringan yang
menyebabkan kabel tidak
dapat menghantarkan data.
2. Konektor longgar (tidak
terhubung). Kondisi ini terjadi
pada pada koneksi antar
kartu jaringan dengan konektor
kabel.
3. Kabel short. Kondisi
ini menyatakan bahwa telah terjadi
kabel yang hubung singkat
dalam jaringan.
4. Resistor pada
terminating Connector
5. Short pada pemasangan
kabel dengan plug konektor
6. Longgar pada male
connector
Untuk kasus nomor 1,3,4
dan 5 akan mengakibatkan system
jaringan akan mengalami
down (komunikasi antar komputer
berhenti). Untuk kasus
konektor yang longgar hanya terjadi
pada workstation (client) yang
bersangkutan saja yang
berhenti. Tetapi bila
terjadi pada terminating resistor maka
menyebabkan jaringan akan
down juga.
(2).Untuk Pengunaan
kabel thick coax
Untuk jenis penggunaan
kabel thick coax sama dengan jenis
kabel thin coax karena
menggunakan jenis topologi jaringan
yang sama seperti dalam
gambar berikut:
(3) Untuk Penggunaan
kabel UTP
Untuk kabel UTP, kesalahan
yang muncul relatif sedikit, karena jaringan model ini relatif sedikit, karena
jaringan model ini menggunakan topologi star, dimana workstation
(client) terpasang
tersebar secara paralel dengan menggunakan switch atau Hub. Sehingga pengecekan
kerusakan kabel ini dapat dengan mudah diketahui. Seperti pada gambar berikut:
Keterangan gambar:
1. Konektor longgar (tidak
terhubung)
2. Kabel short
3. Kabel terbuka (open)
Untuk mengecek kabel yang
terbuka (open) dan kabel yang short dapat dilakukan dengan menggunakan
Multimeter dengan mengetes ujung-ujung kabel.
get
Pengertian dan jenis jenis conektor
Hay,bertemu lagi dengan saya hendra harefa pada situs
bersamakitasemuapintar.blogspot.com,
Hari ini kita akan bahas tentang pengertian dari conector
yang di gunakan pada menginstalasi sebuah perangkat jaringan,untuk menghemat waktu,langsung saja kita bahas materi berikut ini...
Pengertian Konektor (Connector) dan Jenis-jenisnya – Yang dimaksud dengan Konektor (Connector) dalam Teknik Elektronika adalah suatu komponen Elektro-Mekanikal yang berfungsi untuk menghubungkan satu rangkaian elektronika ke rangkaian elektronika lainnya ataupun untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lainnya. Pada umumnya, Konektor terdiri Konektor Plug (male) dan Konektor Socket (female).
Saat ini, terdapat banyak sekali jenis-jenis konektor dengan nama yang berbeda-beda dan untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Selain konektor standar yang sering kita temui seperti konektor USB, Konektor BNC dan Konektor Koaksial, terdapat juga konektor yang dirancang khusus untuk dipasangkan di PCB untuk menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya. Konektor ini sering disebut dengan Konektor PCB (PCB Connector). Terdapat banyak Bentuk dan jumlah Pin (kaki) Konektor PCB tergantung pada keperluan rangkaian PCB yang bersangkutan.
Jenis-jenis Konektor Standar
Konektor-konektor standar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita maupun dalam Industri diantaranya adalah Konektor USB, Konektor BNC, Konektor Koaksial, Konektor DC Power Supply, Konektor Banana, Konektor D, Konektor RJ45 dan masih banyak lagi.
Berikut ini adalah penjelasan singkat dan bentuk (gambar) beberapa Jenis Konektor Standar yang paling sering ditemui.
Banana Connector (Konektor Banana) dan Socket
Banana Connector ini sering disebut juga dengan Konektor 4mm, hal ini dikarenakan diameter Pin Banana Conector ini berukuran 4mm. Pin pada Banana Connector ini terdapat 1 atau 2 per (spring) yang menonjol keluar, sehingga bentuknya menyerupai Pisang (Banana). Salah satu kelebihan Banana Connector (Konektor Banana) adalah dapat melewatkan arus listrik yang tinggi hingga 10A. Oleh karena itu, Konektor Banana ini banyak digunakan sebagai konektor yang menghubungkan Speaker ke Amplifier dan juga dalam Peralatan Test Equipment (Alat-alat ukur / Uji) seperti Multimeter dan Osiloskop. Konektor Banana ini ditemukan oleh Richard Hirschmann pada tahun 1924.
USB Connector (Konektor USB) dan Socket
USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus dan merupakan konektor yang paling populer saat ini dalam hal yang berhubungan dengan Catu Daya (Power Supply), Komunikasi dan Koneksi antara Komputer dengan Peralatan Elektronika seperti Handphone, Harddisk, Digital Kamera dan lain sebagainya. Seiring dengan perkembangannya peralatan Portable, Konektor USB pun memiliki berbagai jenis ukuran yakni Ukuran Standard Type, Mini dan Micro.
Konektor USB ini dikembangkan oleh 7 Perusahaan besar, diantaranya adalah Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel pada tahun 1994.
Coaxial Connector (Konektor Koaksial) dan Socket
Coaxial Connector (Konektor Koaksial) digunakan untuk menghubungkan kabel Koaksial yang membawa Frekuensi Tinggi seperti pada kabel Antena TV. Coaxial Connector ini memiliki kelebihan dalam mengurangi Noise pada Frekuensi Tinggi. Dibawah ini adalah gambar bentuk Konektor Koaksial (Coaxial Connector) beserta Socketnya :
BNC Connector (Konektor BNC) dan Socket
BNC Connector (Konektor BNC) dirancang khusus untuk kabel koaksial (coaxial) yang membawa signal Frekuensi Tinggi dimana kejernihan signal yang bebas dari Distorsi dan Noise merupakan hal yang sangat penting. Konektor BNC biasanya digunakan pada Test Equipment Frekuensi seperti Osiloskop, Audio Analyzer, Signal Generator. Konektor BNC ini dirancang oleh Paul Neill, Carl Concelman, & Octavio M. Salati dan dipatenkan pada tahun 1951. Kepanjangan dari BNC adalah Bayonet Neill–Concelman. Dibawah adalah gambar bentuk Konektor BNC (BNC Connector) beserta socketnya :
RCA Connector (Konektor RCA) dan Socket
RCA Connector sering disebut juga dengan Phono Connector ataupun A/V Jack. RCA Connector yang memiliki kepanjangan “Radio Corporation of America” ini ditemukan pada awal tahun 1940-an dan pada umumnya berfungsi sebagai Konektor untuk kabel pembawa signal Audio dan Video. Untuk membedakan Signal yang akan dibawanya, biasanya Konektor RCA diberikan warna yang berbeda seperti Kuning untuk Signal Video, Merah dan Putih untuk signal Stereo (Audio Kiri dan Audio Kanan).
Dibawah ini adalah gambar bentuk Konektor RCA (RCA Connector) beserta bentuk socketnya :
D Connector (Konektor D) dan Socket
D Connector atau D-Subminiature (D-Sub) merupakan Konektor yang paling sering ditemukan dalam Komputer. Pemakaian “D” sebagai namanya karena bentuk konektor seperti huruf “D” yang sebenarnya adalah berfungsi untuk menghindari terjadinya kesalahan pemasangan. Konektor D umumnya memiliki 2 baris atau 3 baris Pin. Jumlah Pin pada Konektor D juga beragam mulai dari 9 Pin hingga 100 Pin. Konektor D yang paling sering ditemukan pada Komputer adalah Konektor VGA (DE-15; 15 Pin) dan Konektor Komunikasi Serial RS-232 (DE-9; 9 Pin).
Phone Connector (Konektor Phone) dan Socket
Phone Connector atau sering juga disebut dengan Phone jack adalah Konektor yang pada umumnya digunakan untuk konektor kabel yang menghantarkan signal Audio. Terdapat 3 ukuran Phone Connector yaitu ¼” (6.3mm), 1/8” (3.5mm) dan 3/32” (2.5mm). Phone Jack (Phone Connector) juga tersedia dalam bentuk Mono dan Stereo dan bahkan sekarang sudah dapat ditemukan Phone Jack kombinasi yang terdiri dari Stereo, Mikropon dan Tombol pengendali.
Aplikasi Phone Connector umumnya untuk Konektor Mikropon, Konektor Headphone, Konektor Earphone dan lain sebagainya. Dibawah ini adalah contoh gambar bentuk Konektor Phone (Phone Connector) beserta socketnya :
DC Connector (Konektor arus DC) dan Socket
Seperti namanya, DC Connector adalah Konektor yang diperuntukan kabel yang menghantarkan arus listrik DC. DC Connector pada umumnya berbentuk Silinder dan memiliki polaritas Positif dan Negatif. Konekor Arus DC ini banyak kita temukan di Adaptor seperti Adaptor Laptop, Adaptor Telepon dan lain sebagainya. Berikut ini adalah gambar bentuk Konektor DC (DC Connector) beserta gambar bentuk socketnya :
Modular Connector
Modular Connector umumnya digunakan pada peralatan Telekomunikasi dan Komputer seperti kabel Telepon dan juga Kabel LAN (Local Area Network). Modular Connector juga sering disebut dengan “RJ Connector” ataupun Modular Phone Jack”. Modular Connector yang sering digunakan untuk Network (Jaringan) computer adalah Modular Connector Jenis RJ45 yang memiliki 8 Pin (8P8C) sedangkan untuk Telepon rumah sering digunakan Modular Connector yang berjenis RJ11 (6P2C) atau RJ14 (6P4C).
PCB Connector (Konektor PCB)
Selain konektor-konektor standar yang disebut diatas, terdapat juga konektor yang dipasang dalam PCB yang menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya. Bentuk-bentuk konektor PCB tersebut berbeda-beda tergantung perancangan PCB dan keperluannya. Konektor PCB tersebut rata-rata terpasang didalam peralatan Elektronika dan tidak dapat dilihat oleh Konsumen pada umumnya. Berikut ini gambar beberapa jenis konektor yang sering dipasang di PCB. Dibawah ini adalah gambar bentuk berbagai jenis Konektor PCB (PCB Connector) :
PENGERTIAN TOPOLOGI PADA JARINGAN
Hy teman teman
bertemu lagi dengan saya hendra harefa pada situs bersamakitasemuapintar.blogspot.com kali
ini kita akan membahas materi yang berbaur dengan jaringan,karna juga materi
ini berhubungan dengan matapelajaran saya PKJ (
melakukan perbaikan dan setting ulang koneksi jaringan).
Materi kita kali
ini membahas tentang pengertian TOPOLOGI.
Topologi adalah bentuk jaringan yang di gunakan akan
sangat menentukan dalam pembuatan atau pendeainan hubungan antara sejumlah
nodeatau sentral untuk membentuk suatu
sistem jaringan komputer.
Jenis jenis Topologi jaringan
A.Topologi Bus
Topologi bus ini sering juga di sebut sebagai topologi
backbone,di mana ada sebuah kabel coaxial yang di bentangkan kemudian bebrapa
komputer di hubungkan pada kabel tersebut.
Topologi Ring
Merupakan komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada
sebuah cincin.cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi
jaringan Star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer
yang terhubung.
Topologi Star
Disebut topologi Star karena bentuknya sama seperti
bintang,sebuah alat yang di sebut consentrator
Bia berupa HUB atau switch menjadi
pusat di mana semua komputer dalam jaringan di hubungkan ke concentrator ini.
Topologi Tree
Topologi pohon adalah
pengembangan atau generlisasi Topologi bus,media transmisi merupakan satu yang
bercabang namun loop tidak tertutup.
Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah topologi
yang tidak memiliki aturan dalam koneksi,karena tidak teratur maka pengalan
komunikasi menjadi sulit di deteksi,dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian
media transmisi.Setiap perangkat
terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada dalam
jaringan.akibatnya,dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi
langsung dan perangkat yang di tuju (deddicated links)
PENGERTIAN LAN CARD
Hey hey teman teman TKJ bertemu lagi dengan saya pada blog
bersamakitasemuapintar.blogspot.com pada kesempatan kali ini kita akan membahas
tenang pengertian dari LAN card.Bagi teman teman yang masih belum tau apa
pengertin dari lan Card simak artikel di
bawah ini,
Lan card adalah Sebuah kartu jaringan (LAN
Card) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun workstation sehingga
komputer dapat dihubungkan ke dalam sistem jaringan. Apabila terjadi gangguan
atau kerusakan pada kartu jaringan berakibat pada komputer tersebut tidak dapat
masuk dalam sistem jaringan. Indikator yang
dapat dilihat dalam
kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada
kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch saat komputer telah hidup dan
konektifitas kabel dari kartu jaringan dan hub/switch telah baik.
pengertian ip addres
Selamat sore semuanya,kita kembali berjumpa lagi pada blog
saya,pada malam ini kita akan membahas materi tentang IP ADDRES,masih yang
berhubungan dengan materi pembelajaran ku
juga sih,untuk menghemat waktu,mari kita pelajari teori di bawah ini,,
Ip addres adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer
bisa saling terhubungdengan komputer lain,ip address terdiri dari 4 blog,setiap
blog di isi oleh angka 0-225,contoh Ip address seperti 192.168.100.1, 10.57.38.223,ini adalah
IPV4,ip adress memiliki 2 bagian,yaitu network ID ,contoh 192.168.100.1.secara
default net id nya adalah 1.ip yang di gunakan net id nya harus berbeda,net id adalah nama jalan
dan host id adalah bisa di ibaratkan alamat rumah.
Langganan:
Komentar (Atom)






